Tips Jitu Cara Cepat Hamil

Tips Cepat Hamil, Dokter Kandungan, Program Kehamilan, Ibu Hamil, Artikel Kesehatan, Buku Panduan Cara Cepat Hamil, ingin punya momongan.

04 Februari 2017

Rangkuman Pertanyaan dan Jawaban Konsultasi Program Hamil

http://goo.gl/WG13aQ
BUKU KEHAMILAN BEST SELLER NASIONAL YANG DIREKOMENDASIKAN OLEH DR. BOYKE KARENA TERBUKTI BISA MEMBANTU RIBUAN PASANGAN YANG INGIN SEGERA HAMIL. BUKU PEGANGAN WAJIB UNTUK IBU HAMIL INI DIJAMIN AMAN DAN TIDAK DIJUAL SECARA OFFLINE. DAPATKAN SEGERA, BANYAK TIPS DARI DR. ROSDIANA RAMLI YANG HARUS ANDA KETAHUI.
BONUS SPESIAL MENANTI ANDA, PERSEDIAAN TERBATAS. JANGAN LUPA ISI FORM DIBAWAH!
Tips cara cepat hamil - Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi seputar pertanyaan yang kerap kali ditanyakan pada saat konsultasi kehamilan dan program pra hamil, atau bisa juga disebut hubungan intim. Pembaca yang budiman, apakah Anda dan pasangan tengah berusaha untuk memiliki momongan secepatnya? Fakta mengungkapkan, bahwa pasangan yang tengah berupaya mendapatkan keturunan akan melakukan berbagai cara hingga dikaruniai anak, termasuk 1 diantaranya adalah melakukan eksperimen dalam hal bercinta.

 Pertanyaan-Pertanyaan Soal Seks Yang Paling Sering di Tanyakan Saat Program Hamil

Saat melakukan eksperimen ini, tentu ada beberapa hal yang membuat pasangan bertanya dan bahkan cenderung ragu akan kebenarannya. Berikut ini saya paparkan empat hal yang paling sering ditanyakan pasangan saat berusaha ingin hamil seperti dikutip Baby Center:

Benarkah Posisi Hubungan Intim Tertentu Bisa Membuat Lebih Cepat Hamil?

Mungkin Anda pernah mendengar beberapa posisi hubungan intim, seperti posisi misionaris, lebih baik dibanding posisi lainnya untuk mempercepat kehamilan. Faktanya, belum ada bukti yang mendukung teori ini. Para peneliti belum berhasil menyelesaikan atau meyimpulkan studinya mengenai teori tersebut.

Apa yang para peneliti telah lakukan adalah memasang sebuah alat scan bernama Magnetic Resonance Imaging (MRI), untuk melihat kejadian dalam tubuh saat melakukan hubungan intim. Peneliti mengamati dua posisi, yaitu posisi misionaris dan doggy style. Diterangkan bahwa posisi ini memang memungkinkan penetrasi yang mendalam dan cenderung menempatkan sperma tepat di sebelah serviks (pembukaan rahim).

Hasil scan MRI mengonfirmasi bahwa ujung kelamin pria mencapai relung antara serviks dan dinding kelamin wanita di kedua posisi seks ini. Posisi misionaris memastikan penis mencapai reses di depan leher rahim, sedangkan posisi doggy style mencapai reses di belakang leher rahim.

Namun sayangnya penelitian ini belum meneliti posisi yang lain seperti posisi berdiri maupun woman on top. Sehingga sebaiknya pasangan tetap menikmati berbagai posisi dalam kehidupan hubungan intim dan jadikan hal tersebut tetap menyenangkan sambil terus berusaha untuk hamil.

Agar Bisa Hamil, Pasangan Harus Orgasme Saat Bercinta?

Orgasme bagi pria cukup penting apabila Anda ingin mempunyai anak. Hal itu karena ada beberapa sperma yang bisa keluar sebelum titik ejakulasi. Sedangkan untuk wanita, belum ada bukti kalau Anda juga perlu orgasme saat bercinta agar cepat hamil.

Orgasme pada wanita hanya sebagai bentuk kesenangan dan kepuasan. Tidak masalah apabila Anda mencapai orgasme setelah pasangan Anda, bersamaan ataupun tidak orgasme sama sekali. Saat bercinta, munculnya konstraksi ringan di rahim Anda dapat membantu sperma mencapi sel telur. Tanpa orgasme, kontraksi ini bisa tetap terjadi.

Benarkah Ada Posisi Tertentu yang Menentukan Jenis Kelamin Bayi?


Banyak orang percaya apabila menginginkan anak perempuan, Anda harus bercinta dengan posisi Woman On Top. Sedangkan jika ingin anak laki-laki, Anda sebaiknya berhubungan dengan posisi misionaris. Mitos posisi seks tertentu untuk mendapatkan anak laki-laki atau perempuan memang beredar luas di masyarakat, namun belum ada bukti ilmiah mengenai hal ini.

Agar Cepat Hamil, Apa Memang Harus Tetap Berbaring Setelah Bercinta?

Untuk bisa hamil, ada yang menyarankan untuk tetap berbaring setelah melakukan hubungan intim. Tidak ada salahnya mencoba, karena air mani akan diam cukup lama di leher rahim dibanding jika Anda langsung beranjak dari tidur. Jika memiliki cukup banyak waktu, sebaiknya Anda tetap berbaring setidaknya 30 menit di tempat tidur setelah berhubungan intim.

Beberapa wanita mencoba untuk tetap di tempat tidur dengan posisi kaki dibuka dan pinggang ditopang dengan bantal, ada juga yang mengangkat kaki ke atas dan melakukan gerakan mengayuh di udara. Hal ini dilakukan untuk membantu mendorong sperma mencapai serviks, uterus dan tuba falopi.

Hal utama yang perlu diingat saat Anda mencoba untuk hamil adalah lakukan hubungan intim lebih intens, sekitar 2-3 hari sekali. Berhubungan 2-3 hari sekali mampu meningkatkan kesempatan Anda untuk mempunyai anak dibanding saat Anda melakukan hubungan 1 minggu sekali. Jika selama setahun setelah Anda berusaha untuk hamil dan belum membuahkan hasil, ada baiknya jika Anda menghubungi dokter untuk mendapatkan bantuan.

(Sumber : Detik & rewrite)

Semoga bermanfaat..
 
Back To Top